Sang Profesor

Menularkan Antusiasme Belajar

Posted on: Januari 31, 2010

Oleh  USEP SAEFUROHMAN, S.Pd.

Henry Ford pernah mengatakan, ”Anda dapat melakukan apa saja jika memiliki antusiasme. Antusiasme seperti ragi yang dapat mengembangkan harapan Anda ke bintang. Dengannya, akan ada keberhasilan. Tanpanya, yang ada hanyalah alasan-alasan.”

Konon pada zaman Babilonia, terdapatlah sebuah rumah unik yang berisi ribuan cermin. Cermin-cermin tersebut berdiri tegak saling berhadapan satu sama lain sehingga membentuk beberapa sudut di bagian dinding rumah. Suatu ketika masuklah seekor kucing ke dalam rumah tersebut. Kucing ini begitu riang, sambil sesekali berjingkrak. Dengan lincahnya ia mulai melihat ribuan kucing lain di cermin yang juga begitu riang. Kemudian kucing ini melemparkan senyum indahnya kepada kucing-kucing lain yang berada di ruangan tersebut, dan dibalas oleh mereka dengan senyum yang tak kalah indah.

Keluarlah si kucing ini dengan penuh kebahagiaan dan berceritalah ia kepada semua teman-temannya di jalan yang ditemuinya bahwa rumah tersebut berisi kucing-kucing baik dan bersahabat.

Keesokan harinya, masuklah seekor kucing lain ke dalam rumah tersebut. Bedanya, kucing yang masuk kali ini adalah kucing yang sedang murung dirundung duka karena baru diusir oleh tuannya. Ketika masuk dengan cemberut, ia melihat ribuan kucing lain menunjukkan wajah angker kepadanya seolah-olah mengajak ia untuk berkelahi. Oleh karena kesal, ia kemudian mengeluarkan taringnya dan mengeong-ngeong dengan keras kepada mereka. Mereka pun membalas dengan suara yang tak kalah nyaringnya. Keluarlah kucing ini dari rumah tersebut dan mengatakan kepada setiap kucing yang ditemuinya di jalan bahwa rumah tersebut berisi ribuan kucing nakal dan jahat.

Cerita ini memberikan pelajaran berharga bahwa sikap positif dan antusiasme itu bersifat menular. Seorang guru yang setiap harinya selalu tersenyum, ceria, dan selalu antusias di sekolah akan menularkan sikap-sikap baiknya terhadap siswa, guru, orang tua, dan setiap orang yang ditemuinya. Begitupun dengan guru yang dingin, pasang muka masam, dan tak peduli dengan hal apa pun, sikap ini pun lambat laun akan menular pada siswa yang ditemuinya di kelas.

Antusiasme, merupakan satu-satunya hal yang membuat Noah Webster yang menghabiskan 36 tahun masa hidupnya untuk menyusun sebuah kamus (Webster Dictionary) bahasa inggris terlengkap standar dunia. Antusiasme juga yang membuat Thomas Alfa Edison tabah dan sabar melalui ribuan kegagalan untuk menemukan bola lampu. Antusiasme ini pulalah yang menyebabkan seorang guru begitu mencintai pekerjaannya, bahkan ia akan beruasaha untuk menghasilkan yang terbaik dalam setiap tugas dan tanggung jawabnya.

Guru yang memiliki antusiasme tidak pernah dikontrol oleh lingkungan, bahkan dialah yang mengontrol lingkungannya. Jika kondisi lingkungannya dalam kondisi baik, ia akan semakin tampil baik. Jika lingkungannya dalam kondisi buruk ia akan tetap tampil baik.

Antusiasme inilah yang menjadi energi guru untuk menularkannya kepada seluruh siswa pada saat perjumpaannya di kelas sehingga terciptalah suasana pembelajaran yang menyenangkan.

Menularkan antusiasme berarti beruasaha membangkitkan minat siswa. Seorang guru cerdas akan menularkan antusiasmenya dengan merangsang dan mengajak siswa terlibat penuh dalam mempelajari sesuatu.

Ini berarti, keterlibatan siswa dalam pembelajaran memerlukan hubungan timbal balik. Kata yang paling memungkinkan untuk menggambarkan sebuah makna dalam pembelajaran adalah terbitnya sesuatu yang memang ”mengesankan”. Sesuatu yang mengesankan biasanya dapat menghadirkan makna.***

Penulis, guru SDIT Bina Muda Cicalengka dan MA Quwatul Iman Pacet Bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: